Kehilangan segala-gala

Jika anda kehilangan harta benda, anda tidak kehilangan sesuatu.

Jika anda kehilangan semangat dan keberanian, berarti anda kehilangan banyak hal.

Dan jika anda kehilangan kemuliaan serta harga diri, berarti anda kehilangan segala-galanya.

Hidup Tenang

Jul 019

Penyakit umat

Rasulullah s.a.w bersabda: Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umatku terdahulu, iaitu penyakit sombong, kufur nikmat, dan lupa diri dalam memperoleh harta dan bermegah-megah dengan harta. Mereka terjurumus dalam jurang kemenangan dunia, saling bermusuhan, saling iri dengki dan dendam sehingga melakukan kezaliman.

(Hadith Riwayat Al-Haakim)

Semoga Allah melindungi kita dari musibah ini… aamiin

Nasihat sepanjang zaman

Barangsiapa merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah, maka dia kaya.

Barangsiapa suka memandang harta orang lain, dia akan mati miskin.

Barangsiapa tidak redha (tidak rela) dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya, maka dia telah menentang keputusanNya (qadha’Nya)

Barangsiapa memandang remeh kesalahannya, maka dia akan memandang besar kesalahan orang lain.

Barangsiapa memandang besar kesalahannya, maka dia akan memandang remeh kesalahan orang lain.

Barangsiapa membuka aib orang lain, maka aib keturunannya akan tersingkap.

Barangsiapa menggali lubang untuk mencelakakan saudaranya, maka dia sendiri akan terjerumus ke dalamnya.

Barangsiapa bergaul dengan ulama, maka dia akan dimuliakan.

Barangsiapa memasuki tempat-tempat biasa dikunjungi orang-orang bodoh, maka dia akan direndahkan.

Dan barangsiapa memasuki tempat-tempat kemaksiatan, maka dia akan dituduh berbuat maksiat.

Antara kerendahan hati dan kesombongan diri

Musthafa Assibai berkata: Setengah pintar yang disertai tawadhu (rendah hati) lebih disenangi oleh hati manusia dan lebih bermanfaat bagi masyarakat dibandingkan dengan kecerdasan dan kepandaian yang tinggi yang disertai dengan kesombongan.

Wahai orang tua ku

Apabila ibubapa hanya punya sedikit waktu bagi kepentingan anak-anak mereka, maka kekosongan besar akan berkembang dan ideologi serta pemikiran-pemikiran yang menyimpang akan segera bergerak masuk.

Dibuai lamunan kosong

Berhentilah mendramatisasi keadaan dengan lamunan kosong, selain kita akan menjadi pencuri masa yang malang, lamunan itu yang membuat kita lalai.