Penyakit umat

Rasulullah s.a.w bersabda: Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umatku terdahulu, iaitu penyakit sombong, kufur nikmat, dan lupa diri dalam memperoleh harta dan bermegah-megah dengan harta. Mereka terjurumus dalam jurang kemenangan dunia, saling bermusuhan, saling iri dengki dan dendam sehingga melakukan kezaliman.

(Hadith Riwayat Al-Haakim)

Semoga Allah melindungi kita dari musibah ini… aamiin

Nasihat sepanjang zaman

Barangsiapa merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah, maka dia kaya.

Barangsiapa suka memandang harta orang lain, dia akan mati miskin.

Barangsiapa tidak redha (tidak rela) dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya, maka dia telah menentang keputusanNya (qadha’Nya)

Barangsiapa memandang remeh kesalahannya, maka dia akan memandang besar kesalahan orang lain.

Barangsiapa memandang besar kesalahannya, maka dia akan memandang remeh kesalahan orang lain.

Barangsiapa membuka aib orang lain, maka aib keturunannya akan tersingkap.

Barangsiapa menggali lubang untuk mencelakakan saudaranya, maka dia sendiri akan terjerumus ke dalamnya.

Barangsiapa bergaul dengan ulama, maka dia akan dimuliakan.

Barangsiapa memasuki tempat-tempat biasa dikunjungi orang-orang bodoh, maka dia akan direndahkan.

Dan barangsiapa memasuki tempat-tempat kemaksiatan, maka dia akan dituduh berbuat maksiat.

Antara kerendahan hati dan kesombongan diri

Musthafa Assibai berkata: Setengah pintar yang disertai tawadhu (rendah hati) lebih disenangi oleh hati manusia dan lebih bermanfaat bagi masyarakat dibandingkan dengan kecerdasan dan kepandaian yang tinggi yang disertai dengan kesombongan.

Tiga Jenis Kawan

Kawan itu ada tiga jenis:

  1. yang seperti makanan, setiap masa diperlukan dan selamanya  bermanfaat serta menguntungkan
  2. yang bagaikan ubat, ada masa-masa sahaja kita perlukan
  3. yang sama dengan penyakit, semoga Allah menghindari kita darinya.

Dibuai lamunan kosong

Berhentilah mendramatisasi keadaan dengan lamunan kosong, selain kita akan menjadi pencuri masa yang malang, lamunan itu yang membuat kita lalai.

Mengalami musibah

Jika seseorang mengalami sebarang musibah, akibat dari amalannya yang buruk, kemudian dengan sedikit sahaja tumpuan kepada Allah, dan pengakuan ke atas kelemahannya, maka kemurahan Allah akan bersamanya dan musibah tersebut dijadikan asbab kebaikan yang besar bagi dirinya.

======

Nabi s.a.w yang mulia juga sering mengakui kelemahan sendiri apabila bermunajat kepada Allah, apalagi kita yang dhaif ini?

Kenapa terikut-ikut bangsa Barat (yang negatif)?

Kata Raja Arab Saudi Abdul Aziz bin Saud : suatu hal yang kita sesalkan bahawa sebahagian umat Islam menganggap bahawa jalan satu-satunya untuk maju adalah dengan mengikuti bangsa-bangsa Barat.  Tetapi ternyata yang diikuti bukan cara-cara dan langkah-langkah yang membuat mereka maju (positif), melainkan hal-hal yang negatif yang bertentangan dengan ajaran agama mereka.

====

sesuatu untuk direnungkan dengan serius. lihat yang terdekat. diri kita, keluarga kita….. ada unsur negatif dari Barat? atau dari mana-mana lah, for that matter.