Pantun Islamik

Sungguh indah dataran gambut

Angin menyusur di pinggir desa

Alhamdulillah kita menyebut

Tanda bersyukur kepada yang Esa

ada yang pakar pantun? ciptakan pantun Islamik anda dan postkan disini untuk dimanfaatkan

terima kasih

Published in: on November 1, 2010 at 11:54 pm  Comments (16)  
Tags: , , , , , , , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://permatakata.wordpress.com/2010/11/01/pantun-islamik/trackback/

Suapan RSS untuk komen-komen bagi kiriman ini.

16 KomenTinggalkan komen

  1. PANTUN

    Rerintik hujan mencecap ke bumi,
    Tika keheningan di kala malam,
    Sayu serasa dasarnya hati,
    Menerawang memori silam.

    Usah di runtun hati nan hiba,
    Mengungkap memori itu,
    Abdikan jiwa kepada Esa,
    Terlerailah segala kekusutan di kalbu.

    Abdikan jiwa kepada Esa,
    Terlerailah segala kekusutan di kalbu,
    Setiap pra pasti intiha,
    Itulah ujian daripadaMu.

    • terima kasih bebanyak sdr Nur. sangat dalam bahasanya. apa maksudnya tu ‘setiap pra pasti intiha’? hmmm… masih memikir.

      • Assalamua’laikum wbkt Exzede,

        Alhamdulillah dengan izinNya dan syukran, maka dapatlah saya menitipkan sesuatu akan persoalan yang diajukan oleh Exzede melalui maya ini lalu di papan kekunci ini saya inskripsikan terpapar di hadapan “screen” maya Exzede, insyaAllah =)

        Syukran saya rafaqkan kepadaNya lantaran masih diberikan nadi untuk tika ini. Mengenai persoalan yang di lontarkan itu, “setiap pra pasti intiha” ianya didefinasikan sebagai setiap yang bermula pasti ada akhirnya. Di sini saya cuba menterjemahkan bahawa tiada yang abadi dalam kehidupan kita. Di mana, sebagai insan/hambaNya kita telah diberikan amanah dalam menjalankan takaful bukan sekadar urusan duniawi namun kita meniti negeri abadi yakni ukhrawi.

        “Setiap pra” menerangkan permulaan hidup kita daripada alam roh kita yakni tika ibu kita hamil sudah kita berjanji manakala “pasti intiha” adalah merujuk kepada akhirnya di manakah susur jalur kita. Di sini saya menerangkan natijahnya dari setiap amalan kita semasa pra-akhirnya. Mudah-mudahan di syurgawi di tempatkan buat kita semua, insyaAllah.

        Wassalam =)

  2. Beburung berterbangan di singgahsana,
    Ralit berterbangan para tinggi,
    Usah persoal penantian di persia,
    Lantaran firasat antonim Illahi.

    Usah persoal penantian di persia,
    Lantaran firasat antonim Illahi,
    Indah luaran farik pancaindera,
    Pandangan Illahi dasar sekali.

    Indah luaran farik pancaindera,
    Pandangan Illahi dasar sekali,
    Usah di ralit fana cuma,
    Ganjaran pasti di negara abadi.

  3. Salam.

    Sungguh indah dataran gambut
    Angin menyusur di pinggir desa
    Alhamdulillah kita menyebut
    Tanda bersyukur kepada yang Esa

    Pembetulan..

    Sungguh indah dataran gambut,
    Angin menyusur di pinggir desa;
    Alhamdulillah kita menyebut,
    Tanda bersyukur kepada “Yang” Esa.

    yang Esa = Yang Esa.

    Terima Kasih..

    • terima kasih kerana sudi berkongsi

  4. malam hari melihat bintang

    Makan rujak campur bengkuang

    Kalo hati sedang bimbang

    Ambil wudhu lalu sembahyang

    • cantikk…

      • As Salam Am Alens

        Di murnikan ayat anda;

        Keheningan malam melihat bintang
        Makan rojak bersama sengkuang
        Andai hati diruntun bimbang
        Ambil wudhu’ seraya sembahyang

  5. Indahnya ciptaan sekalian alam,
    Bagai terpukau tika mengelamun,
    Banyaknya dosa di masa silam
    Percayalah Allah Maha Pengampun.

    Dinding keimanan kukuh dibina,
    Harta dunia tiada berharga,
    Andai jiwamu gundah gulana,
    Bayangkan sejenak keindahan syurga.

    • jazakallahu puan, semoga bermanfaat untuk semua.

    • Kenangan silam biarlah kelam,
      Rentetan kini jadikan perjuangan,
      Dosa silam biarlah terbungkam,
      Istiqamah kepada Maha Penciptaan.

      Andai jiwamu gundah gulana,
      Lapangkan jiwa dengan ketenangan,
      Wudhu’ sebagai wahana nya,
      Moga damai jiwa serasa.

  6. Manjada wajada. . .

  7. I’m really impressed with your writing abilities and also with the layout to your blog. Is that this a paid theme or did you modify it your self? Anyway keep up the excellent high quality writing, it is uncommon to look a great blog like this one today..

    • Thanks very much for your kind remarks. This is a free theme and most of the writings here are not mine. I picked them up elsewhere and consolidate them here. so much of your compliments goes to the original writers. Thanks for coming.

  8. PANTUN BI + BM.. Pulau pandan so far ke tengah, gunung daik bercabang triple, benda mungkar together kita tegah, dose maksiat jangan ambil simple.

    Buah cempedak outside the pagar, take the galah tolong jolokkan, larangan agama don’t dilanggar, pesan ulamak don’t dimomokkan.

    Tanam pisang close together, so the puyuh cannot lari, kita tak hidup di dunia forever, that’s why kena selalu muhasabah diri.

     Two three kucing berlari, mane nak same the. kucing belang, make sure istighfar setiap hari, just in case ajal menjemput, senang.

     So high is the matahari, anak buffalo dead tertambat, always study le membersihkan diri, selagi bernyawa before terlambat.. 🙂 😉

    Bread is roti
    Shadow is bayang
    Before you mati
    Better you sembahyang


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: